Mengenal Lebih Dekat Sosok Anne Sri Arti

Anne Sri Arti tidak pernah merencanakan akan menjadi orang yang menggerakkan petani dan peternak. Wanita lulusan sebuah perguruan tinggi swasta jurusan perbankan ini sempat bekerja di Bank swasta di Jakarta. Setelah menikah, punya anak kembali ke Sukabumi dan terjun menjadi peternak sapi perah, karena sebelumnya semasa bekerja sdh punya beberapa sapi yg dititipkan pada peternak di Sukabumi namun tdk menguntungkan. Ternyata yg menyebabkan tdk bisa untung , harga susu yg diterima sangat rendah.
Melihat hal tsb Anne tidak tinggal diam di thn 2009 dibentuklah kelompok peternak dengan mengajak 20 org peternak sapi perah yg ada dilingkungan sekitar dengan membuat berbagai produk olahan susu , menerima susu segar dengan harga yg layak dan memasarkannya secara umum dititipkan diwarung bahkan di Supermarket. Namun di pasar umum produk UKM akan kalah bersaing dgn produk pabrikan yg mempunyai kemasan yg lebih cantik dan tentunya harga yg lebih rendah karena volume yg mereka buat sangat banyak.
Thn 2010 akhirnya Anne menemukan cara lain untuk bisa bersaing dipasaran dengan membuat program Gerimis Bagus Mandiri (Gerakan minum susu untuk anak usia sekolah secara mandiri ) dan terjaring 368 SD di Sukabumi dan Bogor . Pasar ini tentunya mempunyai kepastian pasar, kepastian pendapatan, dan kepastian harga serta kepastian pembayaran. Karena program ini mewajibkan anak2 sekolah SD pada saat itu membeli susu 1 minggu sekali dari uang jajan mereka. Tidak ada APBD ataupun APBN yg membiayai gerakan ini. Gerakan ini murni Mandiri dengan menggerakan anak2 sekolah untuk jajan sehat lewat produk susu murni. Program ini sudah diriset oleh perwakilan mahasiswa dari IPB dan Adelaide University dari Australia. Hasilnya: anak – anak sehat, jarang ada yg tidak masuk sekolah karena sakit, dan peternak sapipun bahagia karena susu yg mereka hasilkan mendapatkan harga yg layak, begitu pula pembuat produk susu mendapatkan kepastian pasar, karena apa yg mereka produksi akan habis terjual tanpa resiko barang rusak, barang kembali dan pembayaran yg pasti.
Dari gerakan ini Anne banyak mendapatkan banyak penghargaan dari dalam maupun luar negeri.

Untuk memperbesar volume yg dibuat Anne bersama2 peternak lainnya berkolaborasi dan membentuk gabungan kelompok , tdk berenti disitu Anne mengembangkannya lg menjadi koperasi yg mempunyai unit2 usaha yg sekarang menjadi perusahaan2 kelas menengah.

Semua perusahaan tsb bergerak dibidang budidaya, pengolahan & pemasaran baik lokal maupun ekspor. berorientasi terhadap peningkatan kesejahteraan petani, peternak, nelayan dan masyarakat melalui kepastian harga, kepastian pasar dan kepastian pembayaran.
Bahkan Anne sekarang bukan hanya berpikir tentang kedaulatan pangan saja tp kedaulatan Sandang.
Kenapa?? Karena Indonesia untuk kain dan serat lainnya 99% masih mengandalkan import. Padahal dengan kekayaan alam yg berlimpah, tanah yg luas dan subur . Bukan hal yg sulit untuk menanam bahan baku serat alam tersebut di Indonesia.
Untuk mewujudkannya saat ini Anne menjadi bagian dari Dewan Serat Indonesia (DSI) sebagai Sekjen dan menjadi Ketua Koperasi Serat Alam Sejahtera Indonesia (KOPSASI) untuk membangun bisnis serat bersama2 penggerak serat Alam yg ada di Indonesia. Menggabungkan para peneliti, praktisi dan pengerak2 lainnya.


EnglishIndonesian